// Robby Fajri Maulana // On-15 Apr 2015


Nama: M Robby Fajri Maulana
Kelas: 2CB
NIM: 061430700535
Mata Kuliah: Praktek Interface Peripheral
Dosen Pembimbing: Ali Firdaus S.Kom., M.kom.



PENGONTROLAN LED VIA PORT USB


Perlahan tapi pasti, port USB telah “mengalahkan” popularitas port serial (COM) dan port paralel (LPT). Kini, komputer-komputer dan laptop terbaru tidak menyertakan lagi port serial, apalagi port paralel. Beberapa tipe motherboard masih menyertakakan sebuah port serial (COM1).Namun demikian, kini hampir semua peralatan elektronik memiliki port USB untuk berkomunikasi dengan piranti elektronik lainnya.

Port USB memang memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan port serial dan port paralel. Terlepas dari sudut pandang aplikasi, port USB lebih cepat dan lebih ringkas dibandingkan port serial maupun port paralel. Port USB juga menyediakan catu daya 5V DC dengan kemampuan arus maksimum 500mA untuk menyuplai perangkat elektronik berbasis USB.


V-USB adalah sebuah software implementasi protokol USB berkecepatan rendah untuk mikrokontroller ATMEL AVR sehingga memungkinkan untuk membuat piranti USB dengan sebagian besar mikrokontroller AVR tanpa tambahan chip lain. V-USB dapat di download di www.obdev.at.


libusb-win32 adalah library Win32 yang memberikan akses kepada user (bukan admin) untuk mengakses piranti-piranti USB secara generik tanpa perlu membuat kode-kode program kernel. Dengan libusb, kita dapat menggunakan fungsi-fungsi API untuk transfer data Bulk, Control, Interrupt, dan Isochronous. Library dan driver libusb dapat di download di http://sourceforge.net/apps/trac/libusb-win32/wiki.


Skematik


Pada eksperimen ini mengunakan mikrokontroller ATtiny2313V dengan kristal 12MHz dengan sebuah LED aktif high yang terhubung ke pin PD6. Berikut adalah skematik rangkaian eksperimen USB LED.





Berikut adalah program mikrokontroller ATtiny2313 untuk pengontrolan LED dari port USB



#define ON 1
#define OFF 0
#define LED(n) ((n)==(OFF) ? (PORTD&=~_BV(PD6)) : (PORTD|=_BV(PD6)))
uchar   usbFunctionSetup(uchar data[8])
{
usbRequest_t    *rq = (void *) data;
  if (rq->bRequest==4)
LED(ON);
else if (rq->bRequest==5)
LED(OFF);
}
/***  P R O G R A M  U T A M A  ***/
int main(void)
{
//Inisialisasi PORT D
PORTD = 0;
DDRD = ~(1 << 2);
    //Inisialisasi PORT B
PORTB = 0;
DDRB = ~USBMASK;
    //Inisialisasi Driver USB
usbInit();
    //Aktifkan fungsi interupsi
sei();
    for(;;)
{
usbPoll();    //Pantau terus, apakah ada permintaan dari Host
_delay_ms(12);
}
return 0;
}

Untuk mengontrol LED melalui PC diperlukan sebuah antarmuka yang pada eksperimen ini menggunakan bahasa C. Kompiler yang digunakan yakni Pelles C. Berikut adalah gambar dari program USB LED Control






Jika button LED ON di klik, maka program akan mengirimkan request ke USB Device yakni ATtiny2313 yang sudah ditanami program USB Protocol. Demikian juga dengan button LED OFF di klik, maka program akan mengirimkan request ke ATtiny2313 dengan ID request yang berbeda.


Untuk dapat berinteraksi dengan ATtiny2313. maka driver libusb perlu diinstal terlebih dahulu. Jika komputer telah terinstal piranti USB yang menggunakan libusb sebagai drivernya, contoh AVR USB. maka modul akan dikenal sebagai USBasp.


Berikut ini adalah program Demo USB LED Control dalam bahasa C


static INT_PTR CALLBACK MainDlgProc(HWND hwndDlg, UINT uMsg, WPARAM wParam, LPARAM lParam)
{
unsigned char        nBytes;
unsigned char        buffer[64];
switch (uMsg)
{
case WM_INITDIALOG:
//Inisialisasi port USB
usb_init();
            //Buka komunikasi USB dengan Modul USBLED
if(usbOpenDevice(&handle, USBDEV_SHARED_VENDOR, “Teknik Elektro Links”, USBDEV_SHARED_PRODUCT, “TELINKS-USB LED”) != 0)
{
MessageBox(hwndDlg, “USBLED Error: Kode Vendor dan Product Salah!”, “Error!”, MB_ICONERROR);
exit(1);
}
return TRUE;
        case WM_COMMAND:
switch (GET_WM_COMMAND_ID(wParam, lParam))
{
case ID_LED_ON:
nBytes = usb_control_msg(handle, USB_TYPE_VENDOR | USB_RECIP_DEVICE | USB_ENDPOINT_IN,
PSCMD_ON, 0, 0, (char *)buffer, sizeof(buffer), 5000);
return TRUE;
                case ID_LED_OFF:
nBytes = usb_control_msg(handle, USB_TYPE_VENDOR | USB_RECIP_DEVICE | USB_ENDPOINT_IN,
PSCMD_OFF, 0, 0, (char *)buffer, sizeof(buffer), 5000);
return TRUE;
                case IDOK:
EndDialog(hwndDlg, TRUE);
return TRUE;
}
break;
        case WM_CLOSE:
EndDialog(hwndDlg, 0);
return TRUE;
    }
    return FALSE;
}

Program menggunakan fungsi usb_control_msg() untuk mengirimkan request kepada modul USBLED. Identifikasi perintah LED ON dan LED OFF diletakkan pada ID-Request yang dalam hal ini angka 4 (PSCMD_ON) untuk LED ON dan angka 5 (PSCMD_OFF) untuk LED OFF.


Demikian sedikit informasi mengenai pengontrolan LED melalui port USB, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments